# Erupsi Gunung Sinabung Lumpuhkan Bandara Kualanamu, Puluhan Penerbangan Batal
**Deli Serdang** — Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali meningkat sejak Senin (31/8/2026) dan berdampak luas pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu. Kabar ini menjadi salah satu topik paling ramai dibicarakan di linimasa media sosial dan portal berita sepanjang Rabu (2/9/2026).
## Status Waspada Naik Jadi Siaga
Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, tingkat aktivitas Gunung Sinabung dinaikkan dari **Level II (Waspada)** menjadi **Level III (Siaga)**, terhitung sejak 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB. Gunung ini sempat memuntahkan abu vulkanik hingga ketinggian ribuan meter, yang kemudian menyebar dan mengancam jalur penerbangan di wilayah Sumatera Utara.
## Puluhan Penerbangan Batal dan Tertunda
Sebaran abu vulkanik yang pekat membuat pihak pengelola bandara mengambil langkah keselamatan dengan menghentikan sementara operasional Bandara Kualanamu. Dampaknya cukup signifikan:
- **55 penerbangan** dibatalkan (cancel)
- **11 penerbangan** mengalami keterlambatan (delay)
- **6 penerbangan** dijadwalkan ulang
Gangguan ini bahkan turut memengaruhi rute dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, yang menjadi salah satu rute tersibuk menuju Kualanamu.
"Bandara Kualanamu saat ini mengalami penutupan operasional akibat aktivitas Gunung Sinabung. Kondisi ini berpotensi menyebabkan penerbangan dari dan menuju Kualanamu mengalami keterlambatan atau delay, pembatalan, hingga pengalihan penerbangan atau divert," ujar Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan.
## Penumpang Menumpuk, Terpaksa Reschedule
Situasi di terminal Bandara Kualanamu sempat diwarnai penumpukan penumpang yang antre di konter maskapai untuk melakukan refund maupun penjadwalan ulang tiket. Sebagian penumpang yang gagal terbang pada Selasa (1/9) terpaksa membeli tiket baru untuk keberangkatan di hari berikutnya.
Salah satu penumpang, Fajar, mengungkapkan kekecewaannya karena penerbangannya menuju Palembang yang seharusnya berangkat pukul 11.35 WIB dibatalkan mendadak. Ia pun harus melakukan refund dan membeli tiket baru untuk jadwal keesokan harinya.
## Kondisi Kembali Normal
Kabar baiknya, memasuki Rabu (2/9/2026), aktivitas vulkanik Gunung Sinabung berangsur menurun. Bandara Kualanamu kini sudah kembali beroperasi normal, proses check-in dan boarding berjalan seperti biasa, dan seluruh jadwal penerbangan domestik maupun internasional sudah pulih tanpa gangguan berarti.
Meski begitu, ratusan warga di sekitar kawasan terdampak, termasuk Desa Kuta Tengah, dilaporkan masih harus mengungsi akibat paparan abu vulkanik yang tebal.
*Artikel ini disusun berdasarkan rangkuman pemberitaan dari berbagai media nasional per Rabu, 2 September 2026. Status aktivitas gunung dan jumlah penerbangan terdampak dapat terus berubah mengikuti perkembangan resmi dari PVMBG dan pengelola bandara.*


No comments:
Post a Comment